Airmata adalah bahasa hati, saat ia menetas menelusuri pipi diringi nafas yang tersedu. Itulah bahasa, kejujuran cerminan hati yang lembut, yang mencintai keindahan.
Biarkan ia menetas hingga resah itu hilang. Jika resah itu masih bersemayam, biarkan dia mengadu kepada peraduan trindahnya. Allah. Allahlah tempat mengadu.
Saat logika tidak menerima, segera redam kegelisahannya dengan Shalat.
Temui RABBmu disana, dan katakanlah.. ungkapkanlah.. curahkanlah titik titik di sudut matamu, lalu bangkit dan keluarlah, perhatikan kembali pagi atau siang yang terseyum kepadamu, lalu tersenyumlah, perlihatkanlah seakan semua baik baik saja.
Dan katakan pada dirimu, "Aku baik baik saja!"
Jangan cengeng, sadarilah bahwa hari ini kamu masih hidup di dunia ini.
Masih ada hari besok dan hari yang lain.
***
Segera Kenali Cintamu.
Perhatikan saja lukisan lukisan senyum dihatimu,
Atau getaran yang menghangatkan sudut sudut hatimu..
Itulah bahasa cinta.
Cinta adalah jelmaan dari fitrah manusia, kita tidak perlu guru untuk belajar mencintai, tunas tunasnya telah tertanam dalam penciptaan Manusia hingga semua memilikinya. Tidak usah membebani dirimu untuk menolaknya, kita hanya harus mengarahkannya.
Cinta akan mengajarimu terbang dengan sayap indahnya, melintasi harapan harapan..
Tapi diatas sana kamu butuh keseimbangan, dari ketinggian itu kamu harus tahu cara untuk kembali kebumi. Jangan heran jika cinta-mu yang salah itu akan meninggalkanmu disana, di tempat yang tidak kamu kenal. Sementara kamu harus kembali terbang kebumi..
Persiapkanlah sayap untuk pulang itu sebelum cintamu terjatuh,
Sebelum cinta menjatuhkanmu..
***
Maksimalkan professionalitas dalam beramal,
Jaga kadar keikhlasan dan keistiqamahan. Taburkan senyum yang berkualitas disetiap permulaannya, dan tanamkan positive feeling disetiap kegagalannya untuk meredam keresahan dan kekhawatiran. Insya Allah, tunas tunas kebahagiaan akan bertebaran disetiap jalanan yang kalian lalui.
***
Hati adalah laksana sebuah cermin,
Jika kita bersihkan tiap hari dia akan bening.
Jika kita lupa membersihkannya dia akan berdebu, jangan biarkan tetap dingin karena debu debu itu berkumpul bersama larutan dan tepiannya akan berkarat, dalam kondisi penuh karat itulah hati terasa sakit saat seseorang mencoba menyentuhnya kembali.
Hangatkanlah sebelum hatimu mengkarat.
***
Jadilah orang pertama yang peduli atas hatimu sendiri.
Arahkan hatimu, jaga hatimu, sayangi hatimu, cintai hatimu, dan dengarkanlah nasihatnya mintalah fatwanya.
Jika dinding itu bergetar lagi, atas debaran debaran yang tidak pernah engkau rencanakan, redamlah lagi, karena dia tidak bisa berkata kata saat tersentuh nafsu.
***
Ingatlah...
Cinta, dan kebencian adalah tenaga natural spektakuler yang menggerakkan kehidupan.
Manusia yang cerdas adalah mereka yang mampu mengalirkan energi besar dari 'kebencian yang mendalam' kepada titik pencapaian yang ia tuju.
***
Jalanan ini indah kawan..
Hidup ini sulit dan Islam telah memudahkan dengan kesempurnaannya, temukan kebahagiaan didalam Islam-mu, temukan kebahagiaan dalam Dirimu. karena jika kamu mencari kebahagiaan diluar dirimu, maka kamu akan menemukan kebahagiaan itu selalu milik orang lain..
Tidak ada komentar:
Posting Komentar